Senin, 22 Februari 2021

Proposal PKM Ini Lolos Seleksi Universitas!

Saya sangat yakin, tidak sedikit dari kalian yang pernah mengira bahwa kuliah adalah masa yang jauh lebih santai daripada sekolah, benar? Momen dimana kalian bisa memiliki lebih banyak waktu luang, belajar tanpa ada banyak aturan, kapan dan di manapun bisa nongkrong, dan sejenisnya mungkin... apalagi di keseharian kita, kebebasan berpakaian tidak begitu dipermasalahkan, tentu saja akan menambah kesan santai, benar begitu? Bagi kalian yang sudah masuk dan merasakan dunia perkuliahan, seperti apa jawaban kalian sekarang? Berbanding terbalik, bukan? Namun... tentu saja semua itu, tergantung pada pandangan pribadi masing-masing! Sebagian bisa mengatakan sama saja, sementara sebagian yang lain justru mengatakan sebaliknya. Bagi Saya, masa kuliah adalah masa dimana kita bisa memilih dan menentukan jalur mana yang akan membawa dan menunjuk perjalanan karir kalian nantinya, sedangkan masa-masa kalian di SMA, hanya akan menjadi bumbu-bumbu penyedap saja. Tentu saja, kesan santai bukanlah hal yang tepat menggambarkannya, justru... momen kuliah inilah, sebaiknya memulai mencari dan menentukan identitas terbaik kita.

Seolah tak ingin banyak berbasa-basi, di kesempatan ini Saya ingin sekali berbagi sesuatu ke postingan Saya, sesuatu yang berkaitan dengan hasil karya tulis Saya dan tim, mencoba menjadi mahasiswa tanpa batas, yang kami sadari bahwa dunia perkuliahan tidaklah lebih santai. Sejujurnya, Saya masih sangat miskin akan prestasi akademik di kampus. Itulah sebabnya Saya berniat mengusahakan dan memperjuangkan segala sesuatu, meskipun pada akhirnya kegagalan yang Saya peroleh... itu jauh lebih BAIK, bukan?

Tahun 2018 merupakan kali pertamanya Saya menjajal, menulis, dan mengajukan proposal Program Kreativitas Mahasiswa atau yang biasa mahasiswa sebut dengan PKM. Sebagian mungkin sudah mengenal apa itu PKM. Namun, bagi yang belum, sebenarnya PKM itu apa? Mengapa banyak sekali mahasiswa yang ingin proposalnya diloloskan dan didanai?

PKM merupakan sebuah wadah untuk potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, mengembangkan, serta menerapkan ilmu dan teknologi yang telah mereka pelajari selama kuliah untuk membangun masyarakat melalui berbagai bidang. PKM sendiri dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Saat ini, PKM memiliki tujuh bidang atau jenis kegiatan yang bisa kalian ikuti setiap tahun dan yang jelas kalian juga akan mendapat dukungan dana penuh dari pemerintah (bagi yang proposalnya diloloskan pada seleksi Belmawa). Bidang-bidang tersebut antara lain PKM-Penelitian, PKM-Penerapan Teknologi, PKM-Kewirausahaan, PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat, PKM-Karsa Cipta, PKM-Artikel Ilmiah, dan PKM-Gagasan Tertulis. Adapun manfaat yang bisa mahasiswa peroleh antara lain dapat mengasah kreativitas, kemampuan menulis, menyampaikan, dan menuangkan ide mereka, memperoleh pengalaman dan pengakuan, serta yang terpenting ialah turut serta membantu membangun masyarakat di sekitar kita. Itulah sebabnya kalian patut sekali mencoba!

Proposal yang Saya dan tim buat pada dasarnya muncul atas ide kami mencoba mengubah varian pasta gigi di pasaran menjadi sediaan permen karet sebagai peluang wirausaha baru di masyarakat. Ide kami datang dari hasil mengamati fenomena mobilitas manusia yang semakin tinggi sehingga di era modern seperti sekarang ini semua dituntut untuk cepat dan praktis. Salah satu tuntutan itu bisa berupa kemunculan pertanyaan bagaimana pola menjaga kesehatan gigi yang lebih cepat, efisien, dan praktis. Pada pelaksanaanya, sesuai bidang keilmuan yang kami tekuni, tentu saja kami berupaya menggunakan bahan-bahan alami dalam proses pembuatannya. Salah satu bahan alami yang kami gunakan saat itu adalah Daun Kemangi. Berdasarkan dari banyak penelitian yang sudah dipublikasikan, Daun Kemangi mengandung minyak esensial yang ternyata memiliki efek antimikroba cukup kuat. Bagi kami, manfaat daun inilah yang dinilai memiliki keunikan tersendiri sehingga sangat bersyukurnya kami, ketika proposal yang kami buat dinyatakan lolos pada seleksi internal tingkat universitas.


Bahagia dinyatakan lolos pada saat itu

CiliDent, itulah nama produk kami pada saat itu. Seperti yang sudah Saya jelaskan sebelumnya, produk yang hendak kami buat berupa pasta gigi dengan wujud permen karet. Produk didesain memiliki nilai praktis yang sangat baik sehingga meningkatkan peluang dijadikan sebagai alternatif produk pesaing di kalangan masyarakat luas. Pada seleksi internal tingkat universitas, proposal kami yang telah dinyatakan lolos, siap untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu seleksi tingkat nasional oleh Belmawa. Besar kemungkinan masih banyak hal yang perlu dikaji secara mendalam, pada saat pengumuman seleksi tersebut, proposal kami tidak masuk dalam daftar yang didanai. Keep spirit buat Saya dan tim!!! 


Kemasan CiliDent

Bagi kawan-kawan yang penasaran dan berkeinginan membaca proposal kami. Kalian bisa mengunduhnya melalui link di bawah ini.

https://drive.google.com/file/d/1VEj6MANUNUnm7MkLt9H-vG1iS1jNN_MF/view?usp=sharing

Semoga postingan ini bermanfaat bagi kawan-kawan yang berencana mengikuti PKM, khusunya bidang PKM-Kewirausahaan ya! Perlu kalian ingat, proposal kami menggunakan format dan panduan penulisan tahun 2018, sehingga akan lebih aman jika kawan-kawan cek dan ricek kembali update format serta panduan terbarunya!

Terima kasih karena telah membaca!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar